,

,
  • Berita Terkini

    Senin, 10 Oktober 2016

    Belajar Menimba Pengalaman

    Oleh : Sarifudin, S.Pd.I., M.Pd.
    Guru MTs Negeri Majenang Kabupaten Cilacap 

    Pendidikan merupakan alat belajar untuk mendapatkan manfaat hidup di dunia. Seseorang tidak akan mengenal manfaat hidup di dunia, tanpa mendapat pendidikan yang cukup tentang wawasan kehidupan. Betapa pentingnya arti pendidikan bagi seluruh umat manusia membuat semua elemen masyarakat dari kalangan bawah, menengah hingga kalangan elit tidak ragu untuk mencari pendidikan yang layak bagi anak-anaknya. 

    Kesadaran masyarakat era masa kini terhadap dunia pendidikan menjadi pusat perhatian penting bagi seluruh sekolah/madrasah untuk saling meningkatkan mutu pendidikan. Masyarakat era masa kini sudah bisa memilah dan memilih mana pendidikan yang baik bagi anak-anaknya dan mana pendidikan yang tidak baik bagi ank-anaknya. Masa depan yang layak bagi anak terasa mengalahkan seluruh curahan tenaga dan kerja keras agar nasib anak nantinya akan lebih baik daripada nasib kedua orang tuanya sekarang. Keberhasilan sebuah mutu pendidikan tidak bisa diukur dari banyaknya peminat calon siswa-siswi baru yang mendaftar pada sebuah sekolah/madrasah tertentu. Pertimbangan sebuah mutu pendidikan pada suatu sekolah/madrasah dapat dilihat dari etika belajar mengajar seluruh warga sekolah/madrasah baik di dalam lingkungan sekolah/madrasah maupun di lingkungan masyarakat. 

    Pembelajaran siswa melalui praktek secara berkelompok
    Pembelajaran siswa melalui dinamika kelompok
    Peningkatan mutu pendidikan dimulai dari rencana pengembangan sekolah/madrasah yang jelas dan terbuka serta terintegrasi dengan kebijakan yang persuasif terhadap fakta proses belajar mengajar yang ada. Kebijakan yang berpihak dari sebuah lembaga pendidikan terhadap sebuah fakta proses belajar mengajar yang ada terasa cukup mewakili peningkatan kreatifitas dan inovasi guru sebagai agen pembaharuan pendidikan. Fakta yang ada dalam proses belajar mengajar pada setiap sekolah/madrasah sampai saat ini masih cenderung hanya berbasis pengetahuan siswa-siswinya saja. Dikatakan iya apa tidaknya fakta tersebut tergantung persepsi atas apa yang terjadi di setiap sekolah/madrasah dari proses pergantian beberapa kurikulum baru-baru ini. 

    Sebagai negara yang sedang berkembang tidaklah heran jika berbagai perubahan kurikulum sebetulnya mempunyai harapan besar terhadap peningkatan mutu pendidikan di Indonesia tercinta ini. Pembelajaran yang inovatif didalam kelas oleh seorang guru seolah memberikan jawaban atas harapan generasi bangsa yang beretika, beradab, bermoral dan menjunjung tinggi keseimbangan proaktif dalam pendidikan.

    Berbagai situasi dan kondisi dari beberapa perubahan dalam proses pembelajaran didalam sebuah lingkungan sekolah/madrasah membuat seorang guru dituntut kreatif dan inovatif atas profesinya. Usaha menggapai proses pembelajaran yang bermakna menjadi dambaan dan harapan antara guru, siswa dan pihak sekolah/madraah. Mensikapi proses pembelajaran yang ada di dalam kelas seharusnya tidak lagi seorang guru hanya menekankan pada pengetahuan secara tekstual saja akan tetapi berusaha memualai pembelajaran yang menarik agar siswa tidak jenuh. Dari pembelajaran yang menjenuhkan membuat malas seluruh siswa, dan seorang guru hanya bisa berandai-andai mata pelajaran yang diampunya cukup memuaskan. Dalam proses pembelajaran tidaklah cukup puas dengan apa yang telah diperbuatnya untuk sebuah proses pembelajaran yang sekarang. Akan tetapi seorang guru harus terus menerus berusaha menyeimbangkan antara teori dan praktek pada saat proses pembelajaran dengan siswa-siswinya. 

    Kreatifitas seorang guru akan muncul jika situasi dan beban kerjanya tidak berlebihan. Beban kerja yang tidak sesuai dengan standar normal akan membuat seluruh ide kreatif hanya muncul tertentu saja. Maka dari itulah pentingnya memperhatikan dan memperhitungkan beban kerja yang baik bagi setiap guru pada suatu sekolah/madrasah demi menggapai mutu pendidikan yang maksimal. Mutu sebuah proses pembelajaran dalam sebuah pendidikan akan dapat tergapai jika semua elemen warga sekolah/madrah, warga masyarakat saling mengerti dan faham akan tanggung jawab seorang guru yang semakin hari semakin banyak tantangan serta rintangan. Bekal pengalaman setiap harilah dari kelas kekelas seorang guru akan bisa menilai dan membedakan mana proses pembelajaran yang bermakna, berarti dan bermanfaat bagi peningkatan mutu pendidikan. Sadar dan sabar seakan menjadi bumbu pahit, ketir dan manis dari sebuah proses pembelajaran setiap harinya yang harus dihadapi oleh seorang guru. 

    Maka dari itulah pentingnya meningkatkan latar belakang pendidikan dan menimba ilmu secara terus menerus oleh seorang guru dirasa cukup membantu dalam hal manajemen pendidikan. Sebab dengan latar belakang pendidikan yang semakin tinggi akan semakin menambah khazanah keilmuan dalam mengelola, menata dan merencanakan profesinya.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments
    Item Reviewed: Belajar Menimba Pengalaman Rating: 5 Reviewed By: MTs Negeri Majenang
    ispi
    ispi
    Scroll to Top