,

,
  • Berita Terkini

    Sabtu, 03 Desember 2011

    Memperlakukan Buku

    Oleh: Deni Kurniawan As'ari 
    Guru  MTs Negeri Majenang, Kabupaten Cilacap dan Admin Weblog
     
    Buku gudangnya ilmu, membaca adalah kuncinya.  Apakah ungkapan ini masih berlaku di era sekarang? Ketika dunia semakin canggih dengan perkembangan teknologi sedemikian pesatnya. Berbagai pengetahuan dan informasi saat ini dapat diperoleh secara mudah dan cepat melalui media internet. Kalau buku harus diketik dan kemudian dicetak terlebih dahulu dengan biaya cukup mahal, maka dengan media internet tidak perlu lagi proses yang panjang dan mahal tersebut. Media internet pun dapat diakses kapan pun dan di mana pun.


    Buku Tetap Penting
    Buku bacaan
    Namun, ruapa-rupanya keberadaan buku ternyata tetap saja penting bagi kehidupan manusia. Buku dan media internet masing-masing memiliki kelebihan dan kekuarangannya. Pertanyaan menarik yaitu bagaimana perlakuan kita selama ini terhadap buku tersebut?

    Maka, paling tidak, ada empat kategori manusia dalam memperlakukan buku tersebut.

    Pertama, teman dekat. Buku menjadi sesuatu yang dekat dengan kehidupan keseharian dan selalu berada di sampingnya. Konsekuensinya, hampir setiap hari atau minggu harus membaca buku. Setiap ada buku baru bawaannya pengin baca atau beli.

    Kedua, teman biasa. Dalam keategori ini buku hanya sekedar pelengkap dan tidak begitu memperhatikan keberadaannya. Kalau membutuhkan informasi atau literatur baru mencari buku.

    Ketiga, teman jauh. Tidak ada komunikasi yang baik dengan buku. Hanya sewaktu-waktu saja membaca buku. Terutama kebetulan nemu buku yang menarik.

    Keempat,  tidak kenal. Nyaris kehidupannya tidak pernah berinteraksi dengan yang namanya buku. Bagi manusia kategori ini buku seolah barang asing dan tidak dibutuhkan sama sekali.

    Lantas bagaimana sebaiknya memperlakukan buku itu? Menjawab pertanyaan ini tidaklah mudah. Masing-masing manusia akan menjawab sesuai dengan kebiasaan dan kepentingannya. Bagi mereka yang menjadikan buku sebagai teman dekat, maka dia akan memperlakukan buku itu dengan sebaik dan seramah mungkin. Bukunya dipelihara, dikasih tempat yang layak dan tentu saja dibaca

    Sebaliknya, bagi mereka yang memposisikan buku sebagai sesuatu yang tidak dikenal, maka bagaimana mungkin mau memperlakukan dengan baik, wong kenal dengan buku saja tidak!

    Akhirnya, ungkapan buku gudangnya ilmu, membaca kuncinya akan tetap relevan sepanjang kehidupan manusia dan tidak tergantikan. Mungkin yang membedakan bahwa sekarang ada ungkapan lain sebagai saingannya yakni internet gudangnya informasi, ngenet kuncinya.


    Berenang pun sambil membaca


    • Blogger Comments
    • Facebook Comments
    Item Reviewed: Memperlakukan Buku Rating: 5 Reviewed By: MTs Negeri Majenang
    ispi
    ispi
    Scroll to Top