,

,
  • Berita Terkini

    Senin, 30 Mei 2011

    Urgensi Pembelajaran Sains di Madrasah

    Oleh : Ariesta Indriawati, S.Pd -----Guru Mapel IPA MTs Negeri Majenang----

    Ariesta Indriawati
    Sains atau biasa dikenal dengan sebutan Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA ) merupakan salah satu materi pembelajaran yang ada di madrasah, baik madrasah ibtidaiyah, tsanawiyah maupun aliyah. Bahkan IPA termasuk mata pelajaran yang diujian nasionalkan sehingga IPA dipandang sebagai mata pelajaran yang dianggap penting untuk tidak dinomorduakan.

    Rasa ingin tahu terhadap alam dan hasrat untuk lebih memahami lingkungan menjadi motivator untuk lebih mengenal dan mendalami sains. Pengamatan terhadap berbagai gejala alam dan benda-benda alam semesta dapat menyadarkan manusia betapa Maha Besar Sang Pencipta Alam Semesta. Proses pengamatan terhadap alam semesta merupakan langkah awal untuk pengenalan dan pendalaman terhadap sains. Pada tahap ini akan muncul berbagai pertanyaan dan dibutuhkan jawaban atas pertanyaan –pertanyaan tersebut. Pencarian jawaban atas pertanyaan yang muncul dapat dilakukan melalui penelitian ilmiah dan pembelajaran sains baik di sekolah / madrasah maupun di lembaga pendidikan yang lain.

    Sains dapat digunakan sebagai sarana untuk menjelaskan hukum-hukum alam yang sangat relevan dengan ayat-ayat Allah SWT. Dalam QS. Al anbiya : 32 disebutkan bahwa “Kami jadikan langit, sebagai atap yang terpelihara (tiada roboh), tetapi mereka berpaling daripada ayat-ayat-Nya (dalil-dalil-Nya)”. Dari ayat tersebut dijelaskan bahwa langit sebagai atap yang terpelihara, jika dihubungkan dengan sains atap yang terpelihara berarti atmosfer bumi yang tebalnya kurang lebih 700 km. Atmosfer adalah perisai atau atap yang melindungi bumi dari beberapa hal antara lain :
    1. Atmosfer melindungi bumi dari benda-benda luar angkasa yang masuk ke bumi.
    2. Atmosfer juga melindungi bumi dari radiasi sinar matahari yang berbahaya bagi manusia.

    Menurut Ahmad Abu Hamid (2008:2) pembelajaran IPA merupakan bagian integral dari upaya meneguhkan keimanan dan meningkatkan ketaqwaan siswa melalui pembelajaran dan penelitian ayat-ayat kauniyah. Oleh sebab itu guru sebaiknya mengkaitkan dan mengintegrasikan keimanan dan ketaqwaan dalam pembelajaran IPA sehingga pembelajaran IPA di madrasah benar-benar mampu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan siswa kepada Allah SWT.

    Pembelajaran IPA di madrasah sebaiknya memberikan ruang gerak yang luas pada siswa untuk lebih memperkaya pengalaman belajarnya . Pengalaman belajar siswa diperoleh dan dikembangkan dari serangkaian kegiatan yang dapat mengeksplorasi alam dan lingkungan melalui eksperimen atau kegiatan praktikum IPA yang dibimbing oleh guru mata pelajarannya dan kegiatan pengamatan langsung terhadap alam melalui kegiatan study tour atau kegiatan ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja ( KIR ). Pembiasaan siswa melakukan eksperimen diharapkan mampu menumbuhkan dan mengembangkan sikap ilmiah. Siswa dilatih untuk kreatif, teliti , mampu berfikir dan bersikap ilmiah, belajar bekerja sama dalam satu tim, saling menghargai dan belajar untuk mandiri. Kegiatan study tour ke tempat – tempat yang berhubungan dengan sains misalnya ke musium IPTEK, Sea Word, daerah pantai , pertanian , perkebunan dan hutan diharapkan mampu menambah pengetahuan siswa terhadap sains serta memberikan pengalaman belajar yang akan selalu diingat sepanjang hidupnya. Kegiatan ekstrakurikuler KIR merupakan sarana pembelajaran bagi siswa untuk berlatih menjadi seorang ilmuwan yang memegang teguh nilai – nilai obyektivitas, kejujuran dan kebenaran.

    Urgensi pembelajaran sains di madrasah antara lain bahwa pembelajaran sains diharapkan mampu menanamkan dan meningkatkan keimanan atau ketakwaan siswa kepada Allah SWT, menumbuhkan sikap ilmiah, dan menanamkan budi pekerti yang baik pada siswa dalam kehidupan sehari-hari.
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments
    Item Reviewed: Urgensi Pembelajaran Sains di Madrasah Rating: 5 Reviewed By: MTs Negeri Majenang
    ispi
    ispi
    Scroll to Top